Cek dan Ricek (Tabayyun)

Di era data teknologi ini, informasi menderas sangat luar biasa di smartphone kita hingga terkadang kita menerimanya sebagai informasi yang ‘benar’ dan kemudian membroadcastnya ke group wa atau media sosial  lainnya tanpa memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut. Misalnya, berita kematian Aa Gym atau berita hoax lainnya.

Opini atau informasi sangat penting, hingga ada kata-kata yang kurang lebih menyatakan, “siapa yang menguasai informasi, Ia yang akan menguasai dunia.” Sebuah opini ‘salah ‘ bila diopinikan berulang-ulang sebagai suatu kebenaran akan dapat dianggap ‘ benar’. Contohnya adalah penyerangan negara AS terhadap negara Irak dengan alasan bahwa Irak memiliki senjata pemusnah massal. Sebelum melakukan pencaplokan tersebut, alasan senjata pemusnah massal diopinikan secara massif oleh media internasional dan nasional sedemikian rupa seolah-olah Irak benar memiliki senjata pemusnah massal hingga dibenarkan negara yang menganggap ‘ penjaga perdamaian  ‘ ini menyerang Irak beramai-ramai. Kenyataannya terbukti bahwa Irak tidak mempunyai senjatan pemusnah massal.

Sering kali pula suatu informasi dimunculkan oleh pihak tertentu untuk menutupi  opini yang sedang berkembang  agar masyarakat teralihkan dan melupakan masalah yang sebenarnya lebih besar dan sedang hangat menjadi pembicaraan.
Makanya, Dinas rahasia negara Amerika Serikat memiliki big data (cookies) seluruh informasi di dunia ini baik negara atau seluruh individu  melalui media sosial sehingga dengan informasi tersebut AS memahami perilaku penduduk negara di  seluruh dunia (mining data). Mungkin lembaga agen rahasia tersebut lebih memahami budaya suku tertentu di negeri kita daripada kita sendiri.

Oleh  karena itu, ketika kita menerima informasi perlu melakukan cek dan ricek akan kebenaran berita tersebut. Dalam Islam, istilah tersebut disebut dengan Tabayyun. Tabayyun secara bahasa memiliki arti mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas benar keadaannya. Sedangkan secara istilah adalah meneliti dan meyeleksi berita, tidak tergesa-gesa dalam memutuskan masalah baik dalam hal hukum, kebijakan dan sebagainya hingga jelas benar permasalahannya.

Dengan metode tabayyun, kita dapat mensikapi informasi secara jernih dan  menilainya dengan cara menvalidasi kebenaran berita yakni meneliti siapa/media yang menyampaikannnya serta menghubungkan satu informasi dengan informasi lainya (connecting the dots). Misalnya, ketika ada tragedi 9/11, kita tidak boleh langsung membenarkan informasi yang datang bertubi-tubi menderas otak kita.     Kebetulan, saya suka menonton film-film inteligen – bukan 007 atau MI- seperti ‘ Body of  Lies, Sequelnya Bourne dan yang lainnya. Dari film tersebut dan tulisan lain yang juga berasal dari AS kita dapat  mensikapi informasi yang disebarkan secara jernih, tenang dan melihat di balik berita tersebut.

Begitu juga menerima informasi di negeri yang kita cintai ini. Misalnya berita dari sebuah tv, koran, media online atau mesia sosial lainnya, kita perlu meneliti  siapa pemilik tv, koran,  media online dan media sosial lannya tersebut  dan berafiliasi.kepada siapa pemilik tersebut sehingga kita tahu pandangannya.

Metode Tabayyun (cek dan ricek) merupakan perilaku mulia dalam mensikapi informasi yang menderas di smart phone kita. Informasi yang baik itu penting, namun yang lebih penting adalah merespon informasi tersebut dengan metode tabayyun. Dengan metode tabayyun, kita berharap.semua pihak untuk objektif menjaga keutuhan negeri yang kita  cintai dengan mengenakan hukum yang sama kepada siapa saja. Walaupun sikap objektif itu sangat sulit karena template paradigma kita tergantung pandangan hidup kita, namun kita harus sepakat bahwa menjaga keutuhan negeri yang kita cintai lebih utama dibandingkan perselisihan yang menyebabkan negeri ini terkotak-kotak hingga lebih mudah dihegemoni negara lain. Kita berdoa semoga pemerintah dan aparat hukum berdiri secara adil kepada semua  pihak,  menjaga dan memelihara urusan rakyatnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s