Diskusi

Diskusi sebenarnya menarik jika kita netral, objektif dàn memiliki kecerdasan emosi yang tinggi. Diskusi merupakan awal dari satu pertukaran pengetahuan dari sesuatu yang abstrak di kepala kita (tacit knowledge) menjadi tacit knowledge baru di orang lain.

Namun perpindahan pengetahuan itu akan terjadi bila kita membuka pemikiran kita terhadap pandangan orang lain. Bahkan menurut Nonaka dalam.model SECI, diskusi akan menjadi inovasi jika kita melakukan Socialization (diskusi, rapat, dll), Externalizasi (notulen, tulisan.di blog/medsos), Combination and Internalization (lakukan).
Namun block mental diri kita menghalangi untuk menerima pendapat orang lain karena status, usia, pendidikan, gelar, jabatan atau informasi sebelumnya yang kita terima. Untuk membuka pikiran kita terhadap persepsi orang lain, kebiasaan ke 5 yakni seek first to understand , then be understood (pahami orang lain dulu , baru mereka memahami Anda) yang merupakan kebiasaan yang sangat efektif untuk kita memahami sudut pandang/persepsi orang lain sangat penting dalam berdiskusi. Begitu pula kata-kata bijak Imam Syafii ra,”Saya percaya bahwa pendapat saya benar sedangkan pendapat orang lain salah.

Namun, Mungkin saja pendapat saya salah, sedangkan pendapat orang lain benar
Menulis tentang diskusi, saya jadi teringat di unit kerja yang lama. Dulu, 2 direktorat neraca memiliki jadual FGD SNA 2008. Dalam FGD saya dan teman suka berbed pendapat. Teman saya walaupun pejabat eselon II memiliki sikap egaliter sehingga menghargai pendapat siapa pun tanpa melihat status orang lain. Ehmm, saya jadi kangen berdiskusi dengannya. Juga saya pernah berbeda pendapat dengan Syekh Ali Jaber di masjid kantor kami. Beliau yang berasal dari Madinah dan fasih membaca AL Quran dengan keilmuannya yang tinggi menghargai pendapat berbeda dari saya yang bodoh dan tidak fasih bahasa Arab.

Dengan quote Imam Syafii dan kebiasaan kelima Covey Sr. terbuka ruang diskusi sehingga terjadi pertukaran pengetahuan satu sama lain dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih serta adab yang mulia. Dengan adab mulia dan saling menghargai pendapat, diskusi akan menjadi indah. Dan akan menjadi inovasi jika diterapkan. Ide yang baik adalah ide yang diimplementasikan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s