Istiqomah / Konsisten

Sesungguhnya jiwaku resah dan hatiku takut menyebarkan nilai-nilai mulia (values attack) melalui media sosial ini karena saya lemah. Yang meresahkan dan menakutkan diriku adalah apakah saya mampu istiqomah/konsisten menerapkan nilai-nilai mulia dalam menjejak-jejak kehidupan yang penuh onak dan duri serta godaan-godaan halus keburukan yang sulit terdeteksi menderas kalbu.
Saya lemah dan jauh dari sempurna bagai setetes air di tengah lautan yang gelombangnya menggerus. Saya bagaikan butiran debu yang mudah terhempas oleh putaran-putaran badai pasir di gurun sahara. Kakiku mudah gontai karena berpijak pada tanah-tanah yang lunak dan licin hingga aku mudah terjerembab dalam kubangan lumpur.
Kelemahanku membuat diri tersadar, kepada siapa diriku yang lemah ini bersandar? Tentu saja,  Yang Layak menjadi sandaran yakni yang menciptakan laut, pasir dan tanah, yakni Allah SWT.
Hanya kepadaNya diriku bersandar dan mohon diberi kekuatan agar selalu istiqomah/konsisten menapaki kehidupan yang fana ini walau menggenggam bara api. Memohon penuh harap dengan hati yang tawaddu kepada Allah melempangkan saat raga dan jiwa melenceng dari rel kebaikan. Membiarkan dengan ikhlas dengan seutuh-utuhnya hati kepada Sang Pemilik Ruh yang diriku berada di genggamanNya merengkuh hamba yang lemah dalam keadaan husnul khatimah dan bertemu di kehidupan nanti bersama-sama yang dicinta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s