Passion, Strength dan Meaning

Prof. Yohanes Surya merupakan pendidik yang sangat luar biasa. Jika Beliau mendidik orang-orang pintar menjadi juara olimpiade science adalah hal biasa. Tidak menjadikan Ia luar biasa karena yang dididik adalah orang-orang pintar. Seperti Harvard, bukanlah tempat pendidikan yang luar biasa karena memang mahasiswa-mahasiswa yang masuk Harvard sangat pintar (Rolf Dobelly). Luar biasanya pendidik ini adalah, Ia juga mendidik orang-orang yang dianggap ‘paling bodoh’ dari beberapa kabupaten di Papua menjadi juara olimpiade science. Mengapa Beliau begitu luar biasa? Menurut saya ada 3 komponen yang membentuknya, yakni passion, strength dan makna.
Beliau melakukan sesuatu yang disukainya (passion) yakni mendidik. Karena passion, Ia mendidik bagai orang yang flow (istilah kecerdasan emosi) sehingga adrenalinnya begitu anthusias ketika mendidik bahkan kuat berdiri berjam-jam di depan kelas dengan senang hati. Hatta, Ia pun rela tak dibayar mendidik para murid yang paling bodoh di sekolah-sekolah di kabupeten Papua dan membuktikan selama 6 bulan mereka pandai berhitung di luar kepala. Dan sungguh amazing, para murid-murid tersebut meraih medali olimpiade science. Ini juga membuktikan bahwa otak manusia bisa tumbuh (growth mindset).
Karena passion, muncul kekuatan (strength) untuk menguasai (ahli) ilmu tentang apa-apa yang disukainya tersebut. Karena mendidik berfungsi mentranformasi (pengetahuan) kepada orang lain, maka Ia mempelajari bagaimana cara mendidik yang baik. Dan Ia benar-benar menguasainya (expert). Seorang yang expert adalah menyampaikan sesuatu kepada orang lain dengan sederhana (simple) hingga orang lain memahaminya.
Prof. Yohanes Surya mengatakan pendidikan yang baik adalah, 1. Gurunya memberi motivasi dan inspirasi dan 2. Metode yang disampaikan sederhana dan menyenangkan. Ia tidak mengajarkan kepada murid-murid tersebut rumus-rumus matematika, tetapi mendidiknya dengan filosofi dan permainan menyenangkan yang terkait ilmu tersebut.
Terakhir adalah makna. Memberi makna pada apa-apa yang kita ucapkan, tulis dan lakukan merupakan sesuatu yang sangat berarti. Memberi makna ini sangat penting hingga setiap orang ingin mencari makna kehidupan. Prof. Yohanes Surya pun mmberi makna pada apa-apa yang dilakukannya. Ia ingin membangun SDM Indonesia yang unggul dan semuanya terletak pada pendidikan/pengetahuan SDM.
Prof. Yohanes Surya menjadi inspirasi kita, yakni bila kita melakukan sesuatu/bekerja, lakukanlah sesuatu yang kita sukai (passion). Bila belum menemukan pekerjaan yang kita sukai, berusahalah sungguh-sungguh untuk seolah-olah menyukai pekerjaan tersebut hingga menjadi habits yang akhinya menjadi passion. Dari passion itu akan muncul strength dan berilah makna.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s