Nikmatnya Berbagi

Setelah ditolak 2 kali, akhirnya Abu Ahmad diterima menemani perjalanan Abu Al Mawarji yang ahli ilmu. Tujuan Abu Ahmad menemani perjalanan Abu Al Mawarji adalah untuk menimba ilmu.
Sebelum perjalanan dimulai mereka bermusyawarah, siapa yang menjadi pemimpin perjalanan? Awalnya keduanya menolaknya. Abu Ahmad menolak karena ingin melayani Abu Al Mawarji. Akhirnya Al Mawarji bersedia dengan syarat Abu Ahmad tidak menolak keputusan apapun darinya.
Dalam perjalanan, Al Mawarji lebih dulu mendahului kepentingan (melayani) Abu Ahmad (yang dipimpinya) dalam hal makan dan lainnya. Abu Ahmad yang bermaksud melayani pun jadi mengeluh dan protes. Namun Al Mawarji mengingatkan kesepakatan awalnya.
Itulah contoh pemimpin yang baik yakni sebagai pelayan.  mereka/pemimpin yang bangga bisa menjadi bagian kebahagiaan orang lain. Mereka telah merasakan nikmatnya berbagi.
Berbagi dalam bulan Ramdhan akan dilipatgandakan pahalanya. Dan bulan Ramadhan ini momentum dan candradimuka untuk berbagi kepada sesama dan yang dipimpinnya dan insya Allah akan menjadi kebiasaan pasca Ramadhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s