Lakukan Apa yang Kau Inginkan

Banyak orang ingin melakukan (hal2 positif) sesuatu yang diinginkan, namun tidak melakukannya karena terhalang batasan-batasan. Misalnya, ucap seseorang,”aku ingin punya usaha membuat kristik yang lucu, namun pekerjaanku menyita waktuku.”
Akhirnya, saat usia menua dan raga tak mampu lagi beraktivitas banyak, Ia menyesali tak melakukan yang diinginkannya menjadi kenyataan.
Alhamdulillah, melalui buku-buku pengembangan diri yang saya baca, akhirnya saya tahu sedikit potensi yang ada dalam diri yang akhirnya memutuskan — yang mungkin tampak ‘bodoh’ — dan melakukan yang saya inginkan yakni menjadi trainer di lingkungan pegawai negeri. Dengan menjadi trainer, saya bisa memberi motivasi, nilai-nilai utama kehidupan, mengekspresikan kreativitas yang ada di pikiran untuk kuungkapkan dan sebagainya untuk kebaikan mereka.
Melakukan apa-apa yang kita inginkan, sesuatu bingits karena membuat kita bahagia karena sesuai passion kita. Dan insya Allah, saya tak akan menyesal karena  telah melakukan apa-apa yang saya inginkan.
Melakukan apa-apa yang kita inginkan akan menumbuhkan kreativitas yang berdampak pada inovasi dan perubahan. Hal itu dilakukan oleh google yang memberi waktu 20 persen kepada pegawainya untuk melakukan apa-apa yang mereka inginkan, bukan apa yang mereka lakukan untuk pekerjaan.
———–
Dari seseorang yg ingin bersyukur dengan cara mengoptimalkan otak kanan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s