Sibuk = Produktif?

Anak: “Besok Sabtu/minggu, kita jalan-jalan ya Pak.”
Bapak: “Waduh, sabtu dan minggu, ayah masuk nak,
karena har Senin pagi harus ada laporan.
Lain waktu saja ya nak.”
Anak: “Ayah kok sabtu dan minggu sering masuk
kantor? Bukankah libur?
Ketika diri sibuk oleh pekerjaan atau lamanya waktu bekerja, kita percaya bahwa kita akan berhasil. Tetapi kesibukan pekerjaan tidak sama dengan produktivitas. Kegiatan tidak harus diartikan sebagai pencapaian.
Bahkan mungkin sibuk oleh kegiatan pekerjaan  adalah sebuah kegagalan dalam mendahulukan yang utama. Kita tidak tahu tentang skala prioritas sehingga semua kegiatan dianggap utama. Kita gagal dalam membuat matriks manajemen waktu.
Produktivitas adalah bekerja sedikit mungkin untuk mendapatkan output/outcome yang bermakna dan barokah, sehingga kita dapat menggunakan sisa waktu kita untuk mengerjakan kepentingan-kepentingan  seperti ibadah atau kesenangan lain.
—————–
Dari orang tidak sibuk dan tidak produktif yg sedang mengamati kesibukan di pasar Kramat Jati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s