Sekolah Kehidupan

“Bekerjalah dan belajarlah dalam sekolah kehidupan”, begitulah Paul Arden menulis dalam bukunya Whatever you think. Think the opposite. Seorang sahabat juga mengajarkan kepada saya, ketika Anda mengajar pada kelas sebanyak 30 orang, Andalah yang diuntungkan karena Anda belajar dari 30 orang tersebut.
Benar sekali. Ketika mengajar dan mendidik serta membimbing peserta diklat CPNS gol II saya selalu memberi motivasi kepada mereka bahwa semua manusia memiliki potensi yang luar biasa (unlimited power) bila mereka bekerja keras dan sungguh-sungguh.
Saya juga mengambil banyak pelajaran dari mereka. ketika saya menjelaskan sesuatu dan mereka tidak mengerti, maka kita evaluasi diri sendiri bahwa pertama, sesungguhnya saya benar-benar tidak memahami apa-apa yang saya sampaikan kepada mereka secara sederhana, seperti Einstein katakan,”Jika Anda tidak dapat menjelaskannya secara sederhana, Anda belum benar-benar memahaminya.” Kedua, saya tidak memiliki kebiasaan yang efektif seperti Covey katakan yakni mengerti orang lain dulu, baru minta dimengerti.
Banyak sekali pelajaran dari kehidupan ini yang semuanya ciptaan Allah. Kehidupan ini merupakan tempat belajar bagi kita, bila kita  ingin berfikir dan mengamatinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s