Memberi Lebih

Saat coach dengan peserta diklat prajabatan dari BNPB dalam bimbingan penulisan rancangan aktualisasi, salah seorang peserta memberi lebih apa yang saya minta. Saya merasa senang.
Berkaitan memberi lebih, saya teringat sebuah cerita tentang sebuah perusahaan di mana para pegawai (termasuk manajer) menyalahkan bosnya yang suka marah-marah.
Menurut para pegawai, mereka telah mengikuti instruksi bos. Namun bos tetap saja tidak puas/marah karena merasa mereka tidak mengerti apa yang diinginkannya.
Pada suatu ketika, bos memberi amanah kepada seorang pegawai laki-laki untuk menyiapkan bahan presentasi mengenai kondisi perusahaan. Si pegawai mendengarkan dan berusaha mengerti apa-apa yang diinginkan bos.
Maka pegawai tersebut larut dalam pekerjaan -tanpa mengeluh- tersebut dan memberi lebih daripada yang diminta bosnya yakni selain kondisi perusahaan juga analisa mengenai kondisi perekonomian negara untuk mengambil kebijakan perusahaan.
Bosnya sangat senang menerima hasil pekerjaan pegawai tsb, karena hasilnya melebihi apa yang diinginkannya. Selanjutnya pegawai tersebut diandalkan dan sering dimintai pendapat dalam suatu rapat mengenai kebijakan perusahaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s