Belajar dari Pohon Jati

Ketika kemarau panjang dan Allah menahan air tumpah dari langit, pohon jati dalam keadaan meranggas. Meranggas adalah sebuah kegiatan tumbuhan dengan menggugurkan dedaunan untuk mengurangi penguapan dan kebutuhan asupan.  Padahal dedaunan sangat penting untuk mencerap teriknya sengatan mentari dan menyimpan embun/air.
Dan begitulah cara pohon jati ‘berpuasa’ sebagai salah satu cara bertahan pada kondisi kering kerontang. Ternyata, puasa itu suatu cara pohon jati berkembang tanpa terlihat kasat mata dan meningkatkan kualitas kayunya hingga air datang dari perantauannya.
Allah SWT memberi perumpamaan puasa pohon jati kepada manusia. Saat kita shaum Ramadhan, kita mengistirahatkan perut -tempatnya penyakit- agar sehat dan bisa berfikir jernih. Melepaskan daun-daun bagai melepaskan dosa-dosa kita agar meningkatkan kualitas orang yang bershaum dan hidup menjadi bahagia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s